Pembekalan Kelas Akhir Pasca Wisuda, Santri AMBS Pemalang Ikuti Pelatihan Sholat Sesuai HPT Muhammadiyah dan Pemulasaran Jenazah

Pemalang — Suasana khidmat menyelimuti aula Pondok Pesantren Al Manaar Muhammadiyah Boarding School Pemalang pada Senin sore, 25 Mei 2026. Puluhan santri kelas akhir pasca wisuda mengikuti Kegiatan Pembekalan terkait Tata Cara Sholat Sesuai Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah dan Pelatihan Pemulasaran Jenazah yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Pemalang, yakni Ustadz Wakhirin, S.Sy. Acara berlangsung dengan penuh perhatian dan antusiasme dari para santri yang mengikuti setiap sesi pembekalan dengan serius.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Wakhirin menekankan pentingnya memahami tata cara ibadah yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan pedoman Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Beliau menjelaskan berbagai praktik sholat mulai dari niat, gerakan, bacaan, hingga hal-hal yang sering menjadi kekeliruan di tengah masyarakat.
“Sebagai santri dan kader Muhammadiyah, penting untuk memahami dasar-dasar ibadah sesuai dalil dan tuntunan yang shahih. Ilmu ini bukan hanya diamalkan pribadi, tetapi juga menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ungkap beliau dalam penyampaian materinya.

Selain pembahasan mengenai sholat, pada pembekalan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan pemulasaran jenazah yang meliputi tata cara memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga proses penguburan jenazah sesuai syariat Islam. Dalam sesi praktik, para santri tampak aktif memperhatikan setiap tahapan yang dicontohkan secara langsung oleh pemateri.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pembekalan penting bagi santri kelas akhir agar memiliki kesiapan pengabdian di tengah masyarakat. Tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, para santri AMBS Pemalang juga diharapkan mampu menjadi pelayan umat yang siap membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhan keislaman. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk lulusan yang berilmu, berakhlak, serta memiliki keterampilan praktik keagamaan yang aplikatif.

Dengan adanya pembekalan ini, santri diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh ketika terjun langsung di lingkungan masyarakat.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyuan. Para peserta mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru, terutama terkait praktik pemulasaran jenazah yang selama ini jarang dipelajari secara langsung.

Melalui kegiatan ini, AMBS Pemalang mampu berkomitmen dan menunjukkan integritasnya sebagai Pondok Kader dalam mencetak generasi santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga siap mengabdi dan memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.

Berita Lainnya